Postingan

Orientasi Fiqh Kontemporer: Dr. Muhammad Shahrur dan Sayyid Qutub (Bagian Pertama)

Oleh Mohammad Yusup, M.H.*)  Pengantar Penelitian tentang fiqih Islam dirasakan penting untuk dilakukan. Pertumbuhan fiqih menunjukan dinamika pemikiran agama itu sendiri dan menggambarkan benturan agama dengan perkembangan sosial budaya di mana hukum itu tumbuh. Kehadiran fiqih ternyata mengiringi pasang surut perkembangan Islam terutama fiqih abad pertengahan. Kajian yang mendalam tentang kesejarahan fiqih bernilai historis dan menawarkan kemungkinan baru pada perkembangan Islam selanjutnya. Dalam makalah ini akan ditulis sejarah fiqih Islam secara singkat dan sedikit perkembangan fiqih Islam di Indonesia. Kemudian di bahas tentang pemikiran fiqih kontemporer dari dua tokoh konteroversial yaitu Dr. Muhammad Shahrur dan Dr. Sayyid Qutbh. Periode perkembangan hukum Islam (Fiqih) di Indonesia misalnya,dibagi menjadi tiga masa,yaitu: masa pra kolonial, masa kolonial dan masa pasca kemerdekaan sampai sekarang. Masa pra kolonial hukum Islam di jalankan oleh kerajaan-kerajaan Islam, sed...

Pekerjaan Sebagai Jalan Hidup Pelayanan

Oleh Amin Supangat* Pekerjaan di Kantor Pelayanan kepada masyarakat, harus disyukuri karena memberikan manfaat kepada orang lain. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan, telah ditetapkan jalan hidupnya, tetapi tetap diberi kesempatan untuk menentukan arah pilihannya. Maka kewajiban manusia adalah bersyukur terhadap keadaan yang ada, bersyukur atas pekerjaan yang sedang dijalaninya dan berusaha untuk menjadi yang terbaik. Mensyukuri pekerjaan akan memberikan ketenangan jiwa karena menunjukan keikhlasannya menerima ketentuan dari Tuhannya.   Semua manusia sudah ditentukan pekerjaan berdasarkan skill yang dimilikinya. *) Sekjen Komunitas Penyuluh Agama Banyumas. 

Jangan Katakan Doaku Tidak Dikabulkan

Disusun Oleh Gus Taufiq Hida Kisah yang satu ini pernah saya dengar, yaitu tentang kisah perempuan tua penjual tempe dari hasil buatannya sendiri. Pada suatu hari perempuan tua itu hendak menjajakan tempenya di pasar, namun aneh pada hari itu tempe yang biasanya sudah jadi dan siap dijual ternyata masih berupa kedelai dalam bentuk adonan terbungkus daun pisang, artinya tempe itu belum jadi. Tentu ia bersedih karena hari itu ia tidak akan bisa menjual tempenya. Meski demikian ia tetap optimis dan berangkat ke pasar dengan harapan sesampainya di pasar nanti adonan sudah jadi tempe, dan untuk menguatkan keyakinannya ia selalu berdoa agar harapannya diijabah oleh Allah. Sesampainya di pasar, secara perlahan ia mencoba membuka salah satu daun pembungkus tempe, dan betapa luluh hatinya ternyata adonan masih berupa adonan dan belum berubah menjadi tempe, inilah yang membuatnya sedih karena ia tidak bisa menjual tempenya lalu merasa bahwa doanya tidak dikabulkan oleh Allah. Ditunggu sampai sia...

Ketampanan dan Kecantikan Hakiki

Oleh Hj. Sudiyah Ketampanan dan kecantikan itu sesungguhnya berasal dari hati. Bukan dari sudut pandang yg gampang berubah,dan rawatlah hatimu seperti kamu merawat wajahmu. Kecantikan dan ketampanan seseorang adalah saat apa yang dimiliki orang lain tidak membuatnya iri, karena apa yang dibutuhkan adalah menjadi dirimu sendiri.  Kecantikan dan ketampanan akan terpancar dari dalam hati.  Sebab itu milikilah perilaku yang baik untuk mendukung kecantikan hatimu.  💙🤍

Pelajaran dari Bercermin

Oleh Amin Supangat Di saat kita bercermin, maka wajah kita akan nampak jelas terlihat. Ada yang halus ada yang kasar ada benjolan ada rambut dan hal-hal lain akan nampak jelas di mata kita. Dan kita yakin bahwa wajah kita ada yang mendesain ada yang mengkonsep ada yang menyusun dan ada yang berkehendak untuk mewujudkan sebagaimana yang kita lihat. Sama seperti sebuah lukisan pasti ada yang melukis dengan konsep kehendak dan desain dari pelukis.  Begitulah wajah kita, ada Sang Pencipta yang Maha Segala-galanya Maha Berkehendak Maha Menciptakan dan Maha Indah.  Mari kita bersyukur dengan ciptaan yang terbaik ini, sesungguhnya Allah telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik bentuk.

Hikmah Pemilu; Pelajaran dari Sebuah Lirik Lagu

Oleh Amin Supangat Pemilihan Umum Bangsa Indonesia akan digelar sebentar lagi, tepatnya hari Rabu tanggal 14 Februari 2024. Dalam lirik lagu Pemilu kali ini, ada beberapa hal yang penting untuk kita perhatikan.  Pertama , Pemilu adalah hak warga negara. Setiap warga negara berhak untuk memilih pemimpin Indonesia dan perwakilan rakyat. Hal ini sesuai dengan sila ke-4 Pancasila, yakni Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Maka, warga negara yang baik adalah warga negara yang ikut serta menentukan pemimpin dan perwakilannya dengan menyalurkan aspirasi bersama demi bangsa Indonesia. Kedua , meyakini bahwa suara kita sangat berharga, menentukan arah masa depan Indonesia. Walau suara kita hanya 1, tapi hal itu adalah suatu penentu, karena adanya suara banyak itu terdiri dari suara suara yang dikumpulkan. Siapapun yang terpilih adalah pilihan rakyat walaupun tidak seratus persen semua warga memiliki suara yang sama, karena perbedaan pasti ada...

As Shidqu; Permata Berharga Yang Langka di Abad ini

Oleh Achmad Chusnaini Shidiq artinya benar atau jujur, yaitu jujur dalam setiap pekataan atau perbuatan. Sifat shidiq termasuk salah satu landasan utama atau pilar utama bagi terwujudnya pergaulan yang baik dan benar dalam masyarakat, oleh sebab itulah Islam mewajibkan kepada umatnya agar selalu menerapkan sifat shidiq dalam pribadi setiap Muslim, dengan sebaik-baiknya. Rasulullah Saw bersabda: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلََّمْ : عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ, فَإِنََّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ, وَإِنََّ اْلِبرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ, وَمَايَزَالُ الرَّجُلُ بِصِدْقٍ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيْقًا, وَإِيَّاكُمْ وَاْلكَذِبَ فَإِنَّّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُوْرِ, وَإِنَّّ اْلفُجُوْرَ يَهْدِى إِلَى النَّارِ, وَمَايَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى اْلكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا (رواه البخارى ) "Hendaklah kamu berlaku jujur, karena sesungguhnya berlaku jujur itu menunjukkan kepada kebajikan, dan kebaji...